Redaksi AKDAH – Cuaca ekstrim menjadi permasalahan serius bagi penduduk Kanada menjelang perayaan Hari Kanada yang jatuh pada Rabu ini. Dari banjir hingga suhu panas yang berbahaya, masyarakat di berbagai daerah, terutama di Ontario dan Quebec, merasa dampaknya. Pada hari Selasa, layanan cuaca setempat mengeluarkan peringatan panas, meminta warga untuk memeriksa kondisi kesehatan orang tua dan mereka yang tinggal sendiri.
Diperkirakan suhu di sebagian besar Ontario dan Quebec akan mencapai antara 34 hingga 37 derajat Celsius pada hari Rabu dan Kamis, bertepatan dengan liburan dan pertandingan terakhir Piala Dunia di Toronto. Di Toronto, gelombang panas memaksa pihak berwenang untuk mendirikan stasiun air minum bergerak di taman serta memperpanjang jam operasional kolam renang umum.
Saat pertandingan antara Portugal dan Kroasia pada hari Kamis, suhu terasa mencapai 40 derajat Celsius akibat kelembapan yang tinggi, demikian disampaikan Dr. Michelle Murti, Kepala Kesehatan Kota Toronto. Pejabat kesehatan juga bersiap menghadapi kemungkinan badai petir yang dapat membatalkan beberapa acara menonton bersama.
Di sisi lain, barat Kanada mengalami banjir akibat hujan deras yang menyebabkan kondisi sungai berbahaya di Alberta, memicu peringatan evakuasi dan mengakibatkan sekitar 1.500 orang terjebak di kawasan rekreasi Kananaskis pada hari Senin. Di Calgary, tempat acara Calgary Stampede akan dimulai pada hari Jumat, aliran sungai Bow dan Elbow diperkirakan masih tinggi hingga Rabu.
Kualitas udara juga terganggu dengan asap dari kebakaran hutan di Saskatchewan yang menyelimuti kota. Sementara itu, ramalan cuaca menyatakan bahwa curah hujan signifikan akan terjadi di kawasan Saskatchewan timur dan Manitoba barat dalam beberapa hari ke depan, dengan peringatan bahwa level air danau bisa meningkat antara 1 hingga 3 kaki.