Redaksi AKDAH – Ryan Gerard tampil impresif pada ronde kedua Memorial Tournament di Muirfield Village Golf Club, mencetak skor tiga di bawah par dengan 69. Hasil ini membuatnya memimpin sementara dengan total delapan di bawah par 136. Selain performanya yang cemerlang, Gerard juga memperkenalkan istilah baru dalam dunia golf, “grimy up-and-downs,” yang mengacu pada usaha menyelamatkan angka yang baik meski berada dalam posisi sulit.
Usai pertandingan, Gerard menjelaskan, “Saya merasa bangga bisa bertahan meski berada di posisi yang kurang menguntungkan. Saya berhasil melakukan beberapa ‘grimy up-and-downs’ yang sangat menantang.” Ia memberikan contoh saat melewati lubang 12, di mana ia terpaksa memukul bola ke bunker dan berhasil keluar dengan baik.
Meskipun hanya mencapai enam dari 14 fairways, Gerard tetap menunjukkan ketangguhan mental. Ia mencetak birdie di tiga dari enam hole pertama sebelum angin mulai kencang. Di tengah kondisi tersebut, ia berusaha tetap positif. “Kondisi bisa menjadi sulit, tetapi penting untuk tetap fokus dan optimis,” tambahnya.
Gerard, yang meraih gelar PGA Tour pertamanya tahun lalu di Barracuda Championship, mengakui bahwa ia menghadapi tantangan dalam mengatur permainan pada ronde kedua ini dengan dua birdie dan dua bogey. Ia juga berbagi momen lucu saat mencoba menyemprotkan tabir surya yang tercecer hampir ke mana-mana akibat angin yang kencang.
Dengan hasil ronde kedua ini, Gerard menunjukkan kemampuannya yang menjanjikan di dunia golf. Usahanya yang gigih dan manajemen emosi yang baik menjadi kunci keberhasilannya saat ini.