Redaksi AKDAH – Seorang satpam bernama Sumarna (40) ditemukan meninggal dunia di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, pada Jumat, 24 Juli. Penemuan tersebut mengejutkan karena korban ditemukan dalam kondisi yang mencurigakan, dengan kedua tangan terborgol ke belakang saat dievakuasi dari perairan.
Menurut keterangan Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Hendra Rochmawan, Sumarna pertama kali ditemukan oleh rekan sesama satpam yang melihat tubuhnya mengapung di waduk. Penemuan itu kemudian dilaporkan kepada warga setempat, yang segera meneruskan informasi tersebut kepada pihak kepolisian.
Hendra menjelaskan bahwa saat petugas tiba di lokasi kejadian, Sumarna sudah dalam posisi telungkup di air. Proses evakuasi dilakukan dengan cepat, dan jasadnya langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mewawancarai beberapa saksi.
Pihak Polres Purwakarta kini tengah melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kematian Sumarna. Hendra menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu hasil autopsi yang diharapkan dapat memberikan petunjuk lebih lanjut mengenai kasus ini. Ia mengimbau agar masyarakat tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban dan memberikan kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk menginvestigasi kasus ini secara profesional dan objektif, berlandaskan pada alat bukti yang ada.
Penyelidikan terus berjalan untuk mengungkap fakta-fakta yang ada dan memastikan keadilan untuk korban. Proses ini menjadi prioritas bagi pihak kepolisian guna mendapatkan penjelasan yang jelas mengenai insiden tragis ini.