Permintaan Tinggi EV Volvo Cars Sukses Redakan Penurunan Penjualan Globally

Otomotif by AKDAH – Volvo Cars mengalami penurunan penjualan global sebesar 5,5% untuk periode Maret hingga Mei 2026 dibandingkan dengan tahun lalu. Meski demikian, mobil listrik mereka menunjukkan pertumbuhan positif, menjadi satu-satunya segmen yang mengalami peningkatan. Hal ini terungkap dalam laporan yang dirilis oleh perusahaan pada 3 Juni.

Penjualan Global dan Performa Kendaraan Listrik

Total penjualan unit mobil Volvo dalam periode tersebut mencapai 178.980 unit. Meskipun angkanya menurun, penjualan tersebut lebih baik dibandingkan dengan periode sebelumnya dari Februari hingga April 2026. Pertumbuhan yang signifikan terjadi pada penjualan kendaraan listrik, yang mengalami kenaikan sebesar 10% dan menyumbang 23% dari total mobil yang terjual. Sementara itu, model plug-in hybrid berkontribusi sebesar 25% dari total penjualan.

Tanda Pemulihan di Pasar AS

Di pasar Amerika Serikat, terdapat tanda-tanda awal pemulihan baik untuk Volvo maupun industri otomotif secara keseluruhan. Hal ini tercermin dari perbaikan bertahap dalam pengiriman serta kedatangan mendatang dari SUV listrik Volvo, EX60. Namun, permintaan pasar secara keseluruhan masih tertekan akibat berkurangnya subsidi untuk kendaraan listrik dan hybrid plug-in. Penyelesaian ini menciptakan tantangan bagi banyak pelaku industri dalam mencapai target penjualan mereka.

Kondisi Pasar di China

Sementara itu, penjualan di China tetap tertekan, dan volume industri secara keseluruhan terus mengalami penurunan dua digit selama beberapa bulan terakhir. Persaingan yang ketat serta kondisi makroekonomi yang sulit menjadi faktor penyebabnya. Volvo sendiri mencatat bahwa meskipun menghadapi tantangan eksternal, mereka tetap mengalami pertumbuhan di Eropa melalui elektrifikasi produk kendaraan mereka.

Tanggapan dari Pimpinan Volvo

Eksekutif senior di Volvo, Erik Severinson, menyatakan, “Meskipun semua tantangan eksternal yang ada, kami terus tumbuh di Eropa melalui elektrifikasi.” Menurutnya, pengiriman mobil listrik sepenuhnya dari Volvo telah meningkat selama delapan bulan berturut-turut. Permintaan yang kuat untuk SUV listrik EX30 dan EX40 di Eropa menjadi faktor pendorong utama pertumbuhan tersebut.

Kesimpulan

Secara keseluruhan, meskipun Volvo Cars menghadapi penurunan penjualan global dalam beberapa bulan terakhir, segmen kendaraan listrik menunjukkan sinyal positif. Dengan meningkatnya permintaan di Eropa dan tanda-tanda pemulihan di AS, perusahaan tetap optimis meskipun tantangan dalam pasar China dan pengurangan subsidi mempengaruhi performa keseluruhan. Perkembangan ini menjadi perhatian para pelaku industri otomotif di seluruh dunia, terutama mengenai bagaimana produsen dapat beradaptasi dengan perubahan pasar yang dinamis.