Buku Baru Mengungkap Kisah RTR, Tim Drift Amerika Yang Terkenal

Otomotif by AKDAH – Sejak awal tahun 2000-an, dunia otomotif telah berkembang pesat, terutama dengan munculnya berbagai inisiatif yang menggabungkan budaya mobil dengan inovasi teknik. Salah satu fenomena yang menarik perhatian adalah kehadiran RTR, yang merupakan singkatan dari “Ready to Rock”. Berdiri pada tahun 2009, RTR berhasil memposisikan dirinya sebagai salah satu pemain utama dalam persaingan industri otomotif, khususnya dalam pengembangan suku cadang aftermarket dan modifikasi kendaraan.

Sejarah RTR dan Pertumbuhan yang Signifikan

RTR didirikan oleh Vaughn Gittin Jr., seorang drifter profesional yang memulai kariernya di dunia balap hampir dua dekade lalu. Dalam perjalanan kariernya, Gittin Jr. menjadi terkenal setelah menjadi orang Amerika pertama yang memenangkan ajang D1 Grand Prix pada tahun 2005. Sejak saat itu, ia terus menambah prestasinya dengan menjadi juara Formula Drift dua kali. Dengan prestasi yang mengesankan ini, tidak heran jika RTR berkembang dari sekadar tim balap menjadi perusahaan yang menghasilkan berbagai komponen aftermarket untuk kendaraan Ford.

Melalui inovasi dan kerja keras, RTR tidak hanya dikenal dalam dunia balap, tetapi juga mampu memperluas jangkauannya dengan menciptakan kendaraan-kendaraan unik. Salah satu contohnya adalah “Hoonicorn”, sebuah Mustang kustom yang dirancang untuk drift dengan performa tinggi. Karya-karya inilah yang membuat RTR semakin dikenal di kalangan penggemar otomotif dan masyarakat umum.

Produksi Buku “Ready To Rock”

Seiring dengan popularitasnya yang terus meningkat, Vaughn Gittin Jr. berkolaborasi dengan penulis Mike Spinelli untuk menerbitkan sebuah buku berjudul “Ready To Rock”. Buku ini menceritakan sejarah RTR sejak awal pendiriannya hingga saat ini. Dengan total 256 halaman yang dilengkapi gambar-gambar menarik, buku ini memberikan wawasan mendalam tentang perjalanan tim dan berbagai inovasi yang telah mereka ciptakan. Menariknya, buku ini akan tersedia dalam dua edisi, yaitu edisi standar dan edisi terbatas yang ditandatangani oleh Gittin Jr. sendiri.

Fotografi dalam buku ini juga menampilkan karya fotografer ternama yang telah lama berkecimpung di dunia otomotif, seperti Larry Chen, yang mampu menangkap momen-momen berharga dalam sejarah RTR. Karya-karya ini tidak hanya menyajikan informasi, tetapi juga visual yang menginspirasi penggemar mobil di seluruh dunia.

Kemitraan dengan Ford dan Dampaknya

Selain aktif di bidang balap dan modifikasi kendaraan, RTR juga menjalin kemitraan strategis dengan salah satu produsen mobil terkemuka, Ford. Kemitraan ini fokus pada penjualan kendaraan bermerek RTR yang telah dimodifikasi, seperti Mustang dan Bronco, di jaringan dealer Ford. Langkah ini memberikan keuntungan bagi kedua belah pihak, mengingat Ford memiliki basis pelanggan yang besar dan RTR menawarkan produk unik yang dapat menarik perhatian penggemar otomotif.

Meskipun ada tantangan dalam menjalani kemitraan ini, termasuk dalam hal distribusi dan pemasaran, keberhasilan RTR dan Ford dalam menciptakan produk inovatif menunjukkan potensi pasar yang sangat besar. Dalam konteks ini, produk RTR dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik para penggemar otomotif yang menginginkan performa dan estetika tinggi dalam kendaraan mereka.

Kesimpulan

Perkembangan RTR dari sebuah tim balap menjadi perusahaan yang berpengaruh dalam industri otomotif adalah contoh nyata bagaimana inovasi dan semangat untuk berkarya dapat mengubah lanskap satu bidang. “Ready To Rock” bukan hanya sekadar buku; ini adalah dokumentasi perjalanan luar biasa dari seorang atlet yang telah menginspirasi banyak orang. Dengan melanjutkan komitmen untuk menawarkan produk yang berkualitas dan berkolaborasi dengan merek besar seperti Ford, RTR adalah contoh bagaimana tradisi balap dapat berinteraksi dengan inovasi untuk menciptakan sesuatu yang lebih besar.