Masalah Besar Menanti Canadiens Di Pos Penjaga Gawang

Redaksi AKDAH – Samuel Montembeault masih menjadi bagian dari Montreal Canadiens menjelang pertengahan Juli. Situasi ini memungkinkan Canadiens memiliki tiga penjaga gawang berkelas NHL dalam satu tim untuk musim kedua berturut-turut. Montembeault mengalami kesulitan dalam penampilannya sepanjang musim lalu, yang menyebabkan Jacob Fowler dipanggil lebih awal dari yang diperkirakan. Fowler, yang baru berusia 21 tahun, berhasil menunjukkan kelasnya dengan catatan 9-6-2, rata-rata gol 2,43, dan persentase penyelamatan 0,908 dalam 17 pertandingan.

Sementara itu, Jakub Dobes, yang juga berperan penting, menyelesaikan musim dengan rekor 29-10-4 dan rata-rata gol 2,78. Penampilan Dobes yang meningkat menjadikannya pilihan utama untuk playoffs, setelah Montembeault mengalami penurunan performa. Menyadari kualitas Dobes, Canadiens memberikan kontrak berdurasi tiga tahun dengan nilai $5,357,575.

Namun, memiliki tiga penjaga gawang dalam satu roster bisa menimbulkan masalah. Umumnya, penjaga gawang muda like Fowler memerlukan banyak waktu bermain untuk pengembangan. Manajer umum Kent Hughes menyatakan jika Fowler tetap berada di tim utama, ia harus mendapatkan cukup menit bermain. Perkembangan ini menunjukkan bahwa Canadiens sedang berfokus pada hasil yang lebih baik dan bukan sekedar pembangunan tim.

Dengan Montembeault yang belum bisa mengembalikan kepercayaan, tim menghadapi sulitnya keputusan untuk menentukan siapa yang akan bermain. Situasi ini membutuhkan perhatian serius, karena Montembeault sering kali kesulitan dalam pertandingan, bahkan mengalami kebobolan di awal pertandingan. Tim harus memilih langkah terbaik untuk ke depannya, mungkin mempertimbangkan untuk mengurangi jumlah penjaga gawang di roster atau mencari klub lain untuk Montembeault sebelum musim dimulai.