Redaksi AKDAH – NHL telah merilis jadwal resmi untuk musim 2026-27 pada 16 Juli lalu. Musim mendatang akan dimulai lebih awal, yakni pada 29 September, dengan total 84 pertandingan, yang memungkinkan jadwal divisi menjadi lebih seimbang. Tidak ada turnamen internasional di tengah musim, namun All-Star Game akan kembali dengan tema internasional yang menarik.
Laga pembuka akan menampilkan juara Stanley Cup 2024, Carolina Hurricanes, yang akan mengibarkan bendera kejuaraan sebelum menjalani pertandingan melawan Florida Panthers, juara 2025. Akan ada pengurangan jumlah laga pra-musim, memberikan keleluasaan bagi pemain untuk bersiap menyambut kompetisi.
Dalam sisipan informasi terkait, NHL juga mengatur jadwal yang menguntungkan bagi penggemar Eropa, dengan memperbanyak pertandingan yang berlangsung pada hari Senin sore agar dapat ditonton pada jam prime time di Eropa. Beberapa laga juga akan diselenggarakan di Finlandia dan Jerman, meningkatkan daya tarik Liga bagi penggemar di kawasan tersebut.
Namun, tidak semua tim senang dengan jadwal baru ini. Chicago Blackhawks, misalnya, akan menghadapi sejumlah tim playoff dalam beberapa minggu pertama, menambah tantangan mereka, terutama dengan absennya bintang muda Connor Bedard akibat cedera. Sementara itu, penggemar Calgary Flames merasa kecewa karena tidak ada penutupan yang cocok untuk musim terakhir di Saddledome, setelah tim tidak diatur untuk bertanding melawan rival utama mereka, Edmonton Oilers.
Secara keseluruhan, peluncuran jadwal ini membawa campuran peluang dan tantangan bagi tim-tim di NHL, menciptakan dinamika menarik menjelang musim yang akan datang.