Alex Pereira Serang Ciryl Gane dan Wasit Herb Dean Karena Serangan Ilegal

Redaksi AKDAH – UFC Freedom 250 menjadi sorotan utama dalam dunia seni bela diri campuran, terutama pada pertarungan antara Alex Pereira dan Ciryl Gane di ajang tersebut. Kontroversi kembali mewarnai divisi heavyweight setelah Pereira mengalami kekalahan telak pada ronde kedua melalui knockout, yang memicu beragam tanggapan dari pihak-pihak terkait.

Pertarungan pada hari Minggu di Gedung Putih ini diharapkan menjadi momen bersejarah bagi Pereira untuk menjadi juara tiga kelas berat pertama UFC. Namun, ia mengalami kegagalan saat Gane berhasil meraih gelar interim setelah serangan brutal yang menyebabkan Pereira jatuh. Setelah pertarungan, Pereira menyampaikan kekecewaannya melalui video di saluran YouTube-nya, menyebutkan bahwa jab pertama Gane adalah “tembakan beruntung” dan menuduh lawannya melakukan pelanggaran dengan serangan ilegal di bagian belakang kepala.

Pereira mengingatkan bahwa sebelum pertarungan, ia telah mengkhawatirkan potensi pelanggaran dari Gane, yang memiliki rekam jejak kontroversial. Dia mencatat bahwa pelanggaran tersebut dapat mempengaruhi pertarungan secara signifikan dan mempersulitnya untuk kembali ke posisi bertarung. Dia juga menyatakan ketidakpuasannya terhadap wasit, Herb Dean, yang dinilai tidak mengambil tindakan tepat terhadap serangan-serangan ilegal selama pertarungan.

Meski hasil tersebut mengecewakan, Pereira menegaskan tekadnya untuk bangkit kembali dan menginginkan rematch dengan Gane di masa depan. Ia berjanji akan kembali lebih kuat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya di arena. Pertarungan ini kembali memperlihatkan dinamika ketidakpastian dan ketegangan dalam divisi heavyweight UFC yang kerap diwarnai kontroversi.