Redaksi AKDAH – Klub tinju Bristol Ringside yang baru berdiri sepuluh bulan lalu, kini memberikan struktur dan disiplin kepada anak-anak usia enam hingga sembilan belas tahun. Dengan tujuan mengisi kekosongan akibat penutupan klub remaja di kawasan Chew Valley dan Bristol selatan, klub ini menjadi tempat aman dan fokus bagi para anggotanya.
Pendiri klub, Jordan Doherty, menjelaskan bahwa banyak anak yang merasa kehilangan arah tanpa kehadiran klub semacam ini. Salah satu anggota, Sam yang berusia 16 tahun, menyatakan bahwa tanpa tinju, ia mungkin akan terjerumus ke dalam perilaku buruk seperti teman-temannya yang lain.
Klub ini tidak hanya mengajarkan keterampilan tinju, tetapi juga mengadakan sesi latihan kebugaran yang menekankan disiplin dan rutinitas. Seperti yang dialami George, seorang anak berusia 13 tahun yang memiliki gangguan koordinasi, tinju membantunya meningkatkan keseimbangan dan kontrol. Ia menyatakan bahwa perilakunya di sekolah kini lebih baik berkat disiplin yang dipelajari di klub.
Bristol Ringside, yang berlokasi di Pasar Hewan Winford, telah memiliki lebih dari 60 anggota dan terbuka untuk lebih banyak lagi. Doherty dan para relawan bekerja secara sukarela dan mengandalkan dukungan dari bisnis lokal untuk pendanaan peralatan dan perjalanan ke kompetisi.
Selain belajar aktif, klub ini juga menjadi tempat untuk membina persahabatan. Salah satu anggota muda, Jake, mengatakan bahwa ia bertemu sahabatnya melalui klub, meskipun mereka sebelumnya tidak saling mengenal. Keberhasilan di ring pun tak terelakkan, seperti yang ditunjukkan oleh Archie, yang baru-baru ini meraih gelar Juara Sekolah Nasional untuk kelompok umurnya. Keberhasilan ini menunjukkan dampak positif klub terhadap para anggotanya dalam aspek kehidupan mereka.