Patung Didirikan untuk Sekolah Pekerja Kemanusiaan Ukraina

Redaksi AKDAH – Sebuah sekolah dasar di Cornwall tengah berupaya mencapai target penggalangan dana untuk mendirikan patung sebagai penghormatan kepada Chris Parry, seorang mantan siswa yang tewas di Ukraina. Chris, yang merupakan seorang pekerja kemanusiaan, meninggal pada usia 28 tahun pada Januari 2023 setelah berusaha menyelamatkan warga sipil di zona perang di Ukraina timur. Sebelumnya, ia berhasil menyelamatkan lebih dari 400 orang sebelum dilaporkan ditembak oleh tentara bayaran Rusia.

Kea Community Primary School, yang terletak dekat Truro, berharap dapat mengumpulkan dana sebesar £10.500 untuk memasang patung sebagai pengingat abadi bagi sosok Chris Parry. Orang tua Chris, Rob dan Christine Parry, menyatakan bahwa rencana tersebut sungguh mengharukan bagi mereka dan mengharapkan hadiah ini dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak di sekolah.

Selama usaha penyelamatan, Chris bekerja bersama relawan lain, Andrew Bagshaw, mencoba mengevakuasi seorang wanita dari area yang sedang dibombardir. Kepala sekolah saat itu, Katherine Hunkin, menjelaskan bahwa niatan pembuatan patung adalah untuk memberikan memorial permanen di area sekolah agar siswa dan komunitas dapat mengenang Chris.

Patung tersebut akan dibuat oleh pemahat Ben Dearsley dari batu slate yang memiliki tinggi sama dengan Chris, dengan desain hati yang terletak di tengah. Konsep ini berupaya menampilkan sifat kasih sayang yang dimiliki Chris. Rob Parry menambahkan bahwa Chris memiliki kenangan indah semasa belajar di Kea School, yang dianggapnya sebagai tempat yang baik bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang.

Christine juga menekankan pentingnya nilai-nilai positif yang dimiliki Chris dan harapannya agar patung tersebut menjadi teladan bagi siswa saat mengetahui kisah mantan siswa mereka yang telah berkontribusi bagi kemanusiaan.