Site icon AKDAH

Generasi Muda Harus Miliki Soft Skills Untuk Hadapi Perubahan Kerja

**Redaksi AKDAH – Perubahan dunia kerja yang cepat saat ini menjadi tantangan utama bagi generasi muda, sehingga menuntut pendidikan untuk beradaptasi. Dalam hal ini, tidak cukup hanya memiliki pendidikan akademis, tetapi juga kemampuan untuk beradaptasi, berkomunikasi dengan baik, berkolaborasi, dan menyelesaikan masalah secara kreatif.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) bekerja sama dengan Departemen Psikologi FISIP Universitas Brawijaya mengadakan webinar berjudul “Mempersiapkan Generasi Adaptif di Dunia Kerja” pada Sabtu, 20 Juni 2026. Webinar ini menghadirkan Dr. Ika Widyarini, seorang psikolog dan dosen dari Universitas Brawijaya, sebagai narasumber utama.

Riki M. Iskandar, Koordinator Program dan Pelatihan KGSB, menekankan bahwa perubahan zaman memerlukan cara pandang yang baru dalam pendidikan. Sekolah memiliki peran vital dalam memberikan dasar pengetahuan, tetapi juga harus menyediakan ruang untuk pengembangan karakter dan keterampilan nonteknis yang penting untuk masa depan. Ia menjelaskan, “Generasi muda perlu dibekali dengan soft skills, seperti kemampuan berkomunikasi yang baik, kolaborasi, serta berpikir kreatif dan mengelola diri, agar dapat menghadapi realitas dunia kerja, terutama di era Society 5.0.”

Di sesi inti, Dr. Ika menegaskan bahwa keberhasilan generasi muda sekarang tidak hanya diukur dari capaian akademis. Ia menyarankan bahwa meskipun banyak kemampuan teknis dapat dipelajari, keterampilan dalam mengadaptasi perubahan, membangun relasi, dan membuat keputusan memerlukan pematangan dan pembentukan sejak dini. Webinar ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pendekatan yang relevan untuk menciptakan generasi yang lebih siap menghadapi tantangan di dunia kerja.**

Exit mobile version