Site icon AKDAH

Tebas Kembali Serang Gianni Infantino Tanpa Ada Yang Disembunyikan

Redaksi AKDAH – Javier Tebas, Presiden LaLiga, kembali mengkritik Gianni Infantino, Presiden FIFA, terkait pernyataannya yang menyebut sebagian orang “terlalu dipenuhi kebencian hingga kehilangan segalanya” pasca Piala Dunia. Melalui akun media sosialnya, Tebas menyatakan bahwa pesan yang disampaikan Infantino sangat menyedihkan dan meragukan.

Tebas menggarisbawahi pentingnya transparansi, tata kelola yang baik, dan akuntabilitas dalam sepak bola, yang bukan merupakan kebencian, melainkan sebuah kewajiban. Ia mempertanyakan defensifnya tindakan Infantino, mengindikasikan ada yang perlu dijelaskan terkait pernyataan tersebut. Ini bukan kali pertama Tebas mengungkapkan ketidaksetujuan terhadap Infantino, sebelumnya ia juga meminta Infantino untuk mundur karena dianggap merusak sepak bola.

Pernyataan Infantino muncul lebih dari seminggu setelah Piala Dunia berakhir. Dalam pesannya, Ia menyoroti prestasi yang dicapai selama turnamen dan menyampaikan permohonan maaf kepada mereka yang tidak menyaksikan momen berharga selama pertandingan. Ia menekankan keberhasilan acara tersebut tanpa insiden kekerasan dan menegaskan bahwa sepak bola adalah alat untuk menyatukan orang, bukan memecah belah.

Infantino juga menyampaikan harapannya agar kritik dapat disalurkan dengan cara yang lebih positif, mengingat setiap keputusan yang diambil dalam organisasi tersebut biasanya merupakan praktik umum di liga-liga besar. Ia menekankan bahwa FIFA berkomitmen untuk mengadakan acara berkualitas sambil tetap memperhatikan isu-isu sosial yang lebih luas.

Dengan nada optimis, Infantino menutup pesannya dengan harapan bahwa sepak bola dapat membawa cinta dan kedamaian, melawan kebencian dan perpecahan yang muncul di sekitarnya.

Exit mobile version