Site icon AKDAH

Joe Brady Merasa Sangat Kehilangan Atas Pemecatan Sean McDermott

Redaksi AKDAH – Setelah kekalahan Buffalo Bills 33-30 dari Denver Broncos pada babak divisi, suasana di sekitar tim, termasuk pelatih Joe Brady, penuh emosi. Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan Matt Parrino, Brady mengungkapkan perasaannya saat mendengar kabar pemecatan pelatih Sean McDermott pada akhir Januari lalu.

Brady menyatakan bahwa dirinya merasa “hancur,” mengingat hubungan profesional yang telah terjalin dengan McDermott. “Saya merasa patah untuk sosok yang pernah saya pimpin, dan juga untuk staf pelatih lainnya yang kini kehilangan pekerjaan,” ujarnya. Pengalaman emosional ini terjadi di tengah persiapan Brady untuk menjalani wawancara sebagai koordinator ofensif dan pelatih kepala di tim lain setelah Buffalo kembali dari pertandingan.

Selama wawancara, yang juga ditayangkan di podcast Shout! milik Parrino, Brady menceritakan perjalanan emosionalnya sejak kekalahan postseason hingga diangkat sebagai pelatih kepala menggantikan McDermott. Brady telah bekerja dengan McDermott sejak 2022 dan merasa beruntung ketika diberikan kesempatan menjadi koordinator ofensif setelah Ken Dorsey dipecat di tengah musim 2023.

Brady juga menggambarkan ketidakpastian mengenai tempat tinggal keluarganya jika ia terpaksa pindah setelah ditawari pekerjaan di tim lain. Awalnya, ia tidak percaya bahwa ia akan kembali memanggil strategi permainan di Buffalo. Namun, akhirnya, Buffalo Bills menunjuknya sebagai pelatih kepala, melanjutkan proyek yang telah dibangunnya bersama tim.

Kesaksian Brady ini memberikan wawasan tentang aspek kemanusiaan di dalam dunia NFL, menggambarkan bagaimana perjalanan seorang pelatih tidak hanya melibatkan taktik, tetapi juga ikatan emosional dengan rekan kerja.

Exit mobile version