Redaksi AKDAH – Frances Tiafoe berhasil meraih gelar terbesar dalam kariernya setelah tampil dominan di final Terra Wortmann Open melawan sesama pemain asal Amerika, Taylor Fritz. Dalam pertandingan ini, Tiafoe mendapat dukungan penuh dari kekasihnya, Ayan Broomfield, yang dengan humor mengungkapkan momen perjalanan Tiafoe menuju gelar tersebut, termasuk kekacauan di kamar hotel akibat kelalaiannya.
Tiafoe mencatatkan serangkaian kemenangan mengesankan di Halle, termasuk mengalahkan unggulan enam Flavio Cobolli, Sho Shimabukuro, unggulan kedua Felix Auger-Aliassime, dan Daniel Altmaier. Kemenangan ini mengantarnya ke final yang diwarnai persaingan ketat melawan Fritz. Di saat yang sama, Ayan mengungkapkan keadaan kacau yang terjadi di kamar hotel mereka setelah lupa mematikan tanda “Do Not Disturb,” menyebabkan kebersihan kamar terganggu.
Meskipun Ayan merasa khawatir dengan situasinya, Tiafoe tampil luar biasa dalam pertandingan final, tidak menghadapi satu pun peluang break, dan meraih kemenangan dengan skor 6-4, 6-4. Setelah meraih gelar ATP 500 pertamanya, Tiafoe menjadi pemain Amerika pertama yang memenangkan gelar tunggal di Halle. Ayan bergabung di lapangan setelah pertandingan dan dengan bangga mengabadikan momen kebahagiaan mereka.
Dalam pidato sambutannya, Tiafoe mengucapkan terima kasih kepada Ayan dan tim pelatihnya atas dukungan yang diberikan. Ia menyampaikan, “Tahun ini sangat baik, dan kita akan terus melanjutkan langkah ini.” Meskipun merayakan prestasi ini, Tiafoe harus segera bersiap untuk kompetisi berikutnya di Mallorca Championships sebelum bertanding di Wimbledon, di mana ia akan menghadapi Ethan Quinn atau Valentin Royer.